Nama desa Gunung putri diambil dari sekelompok pemuda silomukti pada tahun 1939. Pemuda tersebut pergi ke pasar mujodungkol yang terkenal pada saat itu melewati lereng Gunung putri (perbatasan dusun tegal manik dan sokaan utara) dan taman sungai yang berada dibawah lereng. Sepulang dari pasar, pemuda tersebut bertemu wanita yang sangat cantik di taman sungai dan mengikuti wanita tersebut sampai selesai mandi dan naik ke lereng gunung. Tiba-tiba wanita tersebut menghilang di lereng gunung. Oleh karena itu nama Gunung putri diambil dari wanita cantik yang menghilang di lereng gunung.
Adapun kepala desa yang pernah menjabat dari awal sampai sekarang adalah sebagai berikut : Gedung Medureh, Gunung Rejo. Sutijan (25 tahun), Mbai Juri (10 tahun), Munir (5 tahun), Titin Murtinah (5 tahun).